Tampilkan postingan dengan label Berita IT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita IT. Tampilkan semua postingan

10 Terbaik AntiVirus 2009

6.10.2009
Di awal Tahun 2009 TopTenREVIEWS sudah mengeluarkan beberapa review untuk Antivirus Terbaik 2009. Di Tahun sebelumnya TopTenREVIEWS juga mengeluarkan TOP 10 Antivirus Software, dimana pada tahun lalu posisi teratas di tempati oleh Bitdefender Anti-virus dan disusul oleh Kaspersky Anti-virus. Antivirus Terbaik 2009 ini di nilai dari hasil review para pengguna produk antivirus dan dari kemampuan serta fitur dari masing-masing antivirus tersebut. Seperti kecepatan untuk melakukan scan, capat dalam mengidentifikasi virus dan worms, kemudahan penggunaan, efektivitas, update databases, fitur, kemudahan installasi, help dan support.

Review yang dilakukan oleh TopTenREVIEWS terhadap produk antivirus sangat membantu kita dalam mengambil keputusan untuk memilih produk antivirus yang tepat dalam menjaga komputer kita terhadap serangan Virus, Worm, Spyware dan Trojan.

Yang perlu kita ketahui, semua software antivirus tidaklah sama, ada yang bagus, yang buruk dan sedang. Begitu banyak software antivirus yang berkembang saat ini, tentu kita sebagai pengguna dibuat bingung untuk memilih antivirus yang baik, untuk itu TopTenREVIEWS membantu kita dalam hal ini. Sebenarnya dalam memilih antivirus yang tepat dan baik ada 2 faktor yang menentukan yaitu User-friendliness and Effectiveness.



Berikut 10 Antivirus Terbaik 2009 yang dikeluarkan oleh TopTenREVIEWS:

Peringkat 1 : BitDefender Antivirus www.bitdefender.com

Peringkat 2 : Kaspersky Anti-Virus www.kaspersky.com

Peringkat 3 : Webroot Antivirus www.webroot.com

Peringkat 4 : ESET Nod32 www.eset.com

Peringkat 5 : AVG Anti-Virus www.avg.com

Peringkat 6 : Vipre Antivirus + Antispyware www.vipreantivirus.com

Peringkat 7 : F-Secure Anti-Virus www.f-secure.com

Peringkat 8 : Trend Micro www.trendmicro.com

Peringkat 9 : McAfee VirusScan www.mcafee.com

Peringkat 10 : Norton AntiVirus www.symantec.com

Situs Malaysia Terus Dihajar Hacker Indonesia

11.26.2008
JAKARTA - Aksi saling retas antara hacker Indonesia dan Malaysia belum berhenti. Tak ada ampun, kali ini empat halaman web Malaysia yang dibobol.

Tiga situs pertama adalah http://pancommonwealth2008.kkr.gov.my/,
http://www.malaysiaskills.kkr.gov.my/, dan http://aseanskills.kkr.gov.my/. Wajah ketiga situs itu berubah dengan tampilan gambar dua iblis yang membawa garputala dan tersenyum. Terpampang pula tulisan besar "Vires" juga "indo counter attack". Sementara sang peretas meninggalkan identitas dirinya sebagai "netheroes".


Halaman web penjual CCTV online yang beralamat di http://cctv2u.my/ juga turut jadi sasaran penyusupan. Halaman depan situs itu dikotori dengan tulisan "Got Hacked!? bL4Ck_3n91n3 was here!!!!". Sebuah bendera Merah Putih juga berkibar di antara produk-produk yang dijual.

Berdasar informasi yang diperoleh dari peretas.freeforums.org, Rabu (26/11/2008), peretas melakukan aksi ini sebagai balas dendam atas aksi hacking yang juga dilakukan hacker Negeri Para Datuk itu. Dalam thread di forum tersebut, tertulis pula petikan pidato mantan Presiden Sukarno tentang aksi ganyang Malaysia.

"Ini dadaku, untuk Indonesiaku," tulis pesan dalam thread itu.

Sebelumnya, puluhan situs Tanah Air diretas hacker Malaysia yang mengatasnamakan "Anti-Indon". Situs-situs itu antara lain http://waktuband.com, http://visitbalikpapan.com, http://urologi.or.id, http://pks-mesir.com, http://kontak-jodoh-islam.com, http://kbri-beirut.org, http://jayakarta.ac.id, dan http://link.or.id.

Hacker Indonesia Balas Serang Situs Malaysia

JAKARTA - Serangan oleh beberapa hacker asal Indonesia terhadap beberapa situs Malaysia ternyata berhasil didokumentasikan di sebuah situs. Serangan ini terkait dengan Cyber War yang telah dilancarkan antar kedua negara yaitu Indonesia dan Malaysia dalam beberapa waktu belakangan.

Nampak di situs tersebut, puluhan screen shoot situs Malaysia yang berhasil disusupi oleh kelompok hacker lokal, macam yadoy66, Tr1993r_m4ch1n3, ninj4_blu3, dan masih banyak lagi yang lainnya. Meskipun saat ditelusuri Okezone, Selasa (25/11/2008), ke semua situs tersebut telah berhasil dibetulkan.


Beberapa situs Malaysia yang berhasil disusupi di antaranya, adalah, http://5a.com.my/, http://imm.com.my/, http://eznet.com.my/, http://yccreative.com/, dan masih banyak lainnya.

Selain itu, pengelolanya pun telah menuliskan pesan di depan web mereka yang berisikan,

Hey Malingsial h4x0r
Jangan coba kau ganggu kami
Jangan kau coba merendahkan bangsa kami
Jangan sampai bendera perang berkibar kembali

And for you know
WE ARE READY FOR CYBERNATIC WAR

Aksi beberapa kelompok hacker ini merupakan bentuk balas dendam yang dilakukan oleh hacker asal negeri jiran yang bernama alien crew karena telah melakukan deface pada beberapa situs di Indonesia dengan tampilan 'Hacked by Anti Indon'.

Di tempat lain, kelompok yang menamakan dirinya Yogyacarderlink juga merusak situs perpustakaan milik Universiti Utara Malaysia dengan URL http://cmslib.uum.edu.my/psb/.

Akan tetapi, tidak seperti aksi sebelumnya, mereka hanya masuk lewat server yang 'berlubang', yang sudah pasti kehadiran mereka hanya dapat diketahui oleh orang tertentu, dan pihak admin saja.

Tidak lupa, foto siluet khas mereka terpampang jelas bersama bendera Indonesia dengan pesan yang berisi 'Salam Piss dan Love by: Indonesia Hacker".

source : okezone.com

Internet Makin Berjaya

NEW YORK- Internet yang menyajikan informasi secara cepat dan lengkap membuat banyak orang terpikat untuk menggunakannya. Sebuah survei pun menunjukkan konsumen lebih memilih internet daripada alat elektronik lainnya dalam memberikan informasi sekaligus menghibur.

Survei yang dilakukan oleh Magid Associates membeberkan fakta bahwa orang telah mengurangi waktunya dalam menggunakan TV, membaca, dan bahkan berbicara melalui telepon. Sebab, semuanya bisa mereka dapatkan hanya melalui internet. Konsumen cepat bergeser secara dramatis dari TV ke internet yang mereka sebut 'hiburan waktu luang'.

Kegemaran konsumen dalam menggunakan internet oleh Magid, sebagian besar dilakukan oleh orang yang berusia di bawah 35 tahun,dan� 92 persen internet biasanya dipakai lewat Personal Computer (PC).

"Sebanyak 35 persen, internet digunakan untuk menonton siaran tunda acara TV, selanjutnya untuk jejaring sosial, dan bermain game. Sedangkan sisanya untuk aktifitas lainnya," urai Presiden Magid Advisor Mike Vorhaus, seperti yang dilansir dari Betanews, Rabu (26/11/2008).

Khusus untuk jejaring sosial, 30 persen pengguna internet lebih nyaman membuka situs yang sedang naik daun, seperti Facebook dan Myspace. Untuk membaca berita dan informasi lainnya, biasa dilakukan di kala senggang saja.

Di survei ini juga mengkelompokan grup yang terdiri dari pengguna internet muda, yang berkisar dari usia 12 sampai 17 tahun. Dari situ diketahui, kelompok muda itu 45 persen menggunakan internet untuk bermain game, 12 persen untuk aktifitas yang lain, dan 3 persen untuk melihat TV.

"Industri televisi harus membuka mata atas fakta ini. Jika tidak, TV akan makin tergerus dengan internet. Dan tentu saja, TV akan makin ditinggalkan," pungkas Mike Vorhaus.

source : okezone.com

Microsoft Janji Tidak Akan Pangkas Karyawan

11.25.2008
Krisis ekonomi memicu gelombang PHK (pemutusan hubungan kerja) besar-besaran pada para produsen teknologi, terutama perusahaan yang bermarkas besar di AS.

Namun, produsen software terbesar dunia Microsoft Corp berjanji tidak akan melakukan PHK terhadap karyawannya dan bahkan berencana terus merekrut karyawan baru.

"Pada saat ini kami tetap bertekad menyelesaikan 100 persen rencana perekrutan sarjana global. Kemampuan kami dalam merekrut talenta terbaik sesungguhnya meningkat saat dunia memasuki resesi," ujar Chief Research and Strategy Officer Microsoft Corp Craig Mundie.

Microsoft kini memiliki sekitar 90.000 karyawan yang tersebar di berbagai negara di dunia. Mundie mengungkapkan, Microsoft kini masih memiliki modal tunai lebih dari USD20 miliar. Karena itu, Microsoft pun tidak akan memangkas anggaran penelitian dan pengembangan (R&D) yang mencapai USD8 miliar per tahun.

Bahkan, Mundie menambahkan, Microsoft tidak akan pula mengurangi anggaran untuk program-program edukasi yang melibatkan sekitar 100 negara. Tetapi, Mundie menegaskan, Microsoft akan tetap berhati-hati membelanjakan modalnya.

"Sikap kami pada saat ini adalah berharap terus meningkatkan jumlah karyawan hingga akhir tahun. Namun, kami memantau ketat situasi ini," tandas Mundie. Mundie meyakini, krisis global yang berlangsung pada saat ini sesungguhnya merupakan peluang pertumbuhan bagi Microsoft. Saat perusahaan-perusahaan di dunia dituntut untuk beroperasi lebih efisien, perusahaan-perusahaan itu akan lebih banyak memanfaatkan teknologi.

Mundie mencontohkan, pada masa krisis seperti ini perusahaan sebaiknya mengurangi perjalanan bisnis staf dan eksekutifnya serta beralih ke teknologi komunikasi dan kolaborasi, yang memungkinkan penyelenggaraan rapat tatap muka virtual dan mengalihkan komunikasi suara dari jaringan telepon tradisional ke VoIP (voice over internet protocol).

"Saya meyakini, peralihan ke teknologi-teknologi itu mampu segera membuahkan manfaat berupa penghematan biaya dan peningkatan produktivitas," tutur Mundie.

Para analis menilai, Microsoft memang sebuah anomali dalam industri teknologi. Sebab, industri teknologi AS kini sedang dilanda gelombang PHK besar-besaran.

source :okezone.com

G-Speak, Teknologi Baru Saingan Mouse Komputer

LOS ANGELES - Bagi yang sudah menonton aksi Tom Cruise di film Minority Report atau sekuel James Bond terbaru, pasti sudah terbayang bagaimana canggihnya sang pemeran utama mengontrol sesuatu hal di atas layar proyeksi hanya dengan gestur. Kini teknologi mentereng tersebut coba diwujudkan dalam kehidupan nyata oleh para ilmuwan yang mengklaim bahwa penciptaan teknologi itu sudah lebih dulu mereka 'temukan'.

Adalah Oblong Industries, sebuah perusahaan yang bermarkas di Los Angeles, yang berdedikasi untuk mengembangkan G-Speak, sebuah teknologi yang kemungkinan bisa menggeser posisi mouse komputer setelah inovasi layar sentuh. Kebiasaan lama menggunakan satu tangan untuk mengontrol sebuah mouse, diganti oleh G-Speak yang dioperasikan secara interaktif dengan mengenakan sepasang sarung tangan khusus.

"Sepasang tangan manusia sebenarnya merupakan alat manipulasi yang tercanggih di jagad dunia ini. Ide G-Speak ini bermula dari keengganan kami untuk menggunakan mouse dan ingin tangan ini bisa bebas bergerak untuk mendeskripsikan perintah dorong, tarik, atau ketika kami ingin memanipulasi dunia," terang ketua tim ilmuwan dari Oblong Industries, John Underkoffler, seperti dilansir dari Times, Senin (24/11/2008).

Kebebasan yang berani dijanjikan ilmuwan dari G-Speak memang beralasan. Teknologi inovatif ini memungkinkan penggunanya untuk membawa tangan mereka lebih dekat dengan obyek karena kedua tangan bisa bergerak ke sana-ke sini untuk memindahkan obyek ke layar yang berbeda. Dengan cara tersebut interaksi pengguna dengan layar akan terasa lebih nyata. Hal itu bisa terealisasi berkat sebuah elemen khusus yang bisa mendeteksi gerakan pengguna secepat kecepatan cahaya. Underkoffler percaya bahwa kehebatan G-Speak mampu menggantikan posisi mouse� yang dirasa kaku dan membosankan.

"Akan banyak orang yang menyukai teknologi ini karena semua manusia tahu caranya menunjuk, tidak seperti mouse yang pada awal penggunaannya harus beradaptasi terlebih dahulu," paparnya yakin.

Walaupun masih terhitung baru, G-Speak dikabarkan sudah dipakai di beberapa perusahaan dan universitas. Namun untuk menghilangkan kesan eksklusif dan semua pihak bisa menggunakannya dengan cara yang lebih praktis. Oblong berjanji akan terus mengembangkannya, termasuk yang baru saja mereka lakukan dengan bereksperimen menggunakan G-Speak untuk mengontrol trafik di udara ataupun dalam dunia kesehatan. Pengembangan itu juga bermaksud untuk lebih meringkas kemasan G-Speak yang kini masih memerlukan seruangan besar dengan membutuhkan banyak layar agar bisa mengontrol banyak hal sekaligus.

Oblong merencanakan dalam dua tahun ke depan G-Speak sudah berhasil diperkecil dan akan dijual ke pasaran dengan harga yang tak lebih mahal dari sebuah mouse pada umumnya, yaitu sekitar 20 hingga 40 poundsterling.

source : okezone.com

Hacker Indonesia Jangan Terpancing Serangan Malaysia

JAKARTA - Hacker Indonesia diminta untuk tidak terpancing dengan serangan hacker Malaysia terhadap beberapa situs Indonesia, ataupun blog yang menghina Indonesia. Para admin harus memperkuat sistem keamanan situsnya untuk mengantisipasi serangan hacker Malaysia.

"Saya yakin pasti nanti ada balasan dari Indonesia, hal seperti ini sudah sering terjadi namanya juga hidup bertetangga pasti ada gesekan, yang jelas jangan terlalu terpancing," kata White-hacker sekaligus pendiri Jasakom, S'To saat dihubungi okezone melalui telepon selulernya, Senin (24/11/2008).

Menurut S?To, persoalan perang Malaysia-Indonesia di dunia cyber sudah seringkali terjadi, dan berlangsung sejak lama terutama bila hubungan pemerintahan kedua negara sedang memanas.

"Mengenai siapa yang memulai terlebih dahulu, sulit untuk mengatakannya," kata S'To.

Banyak cara yang digunakan untuk memancing, mulai dari blog yang bernada menghina atau anti-Indonesia hingga melakukan deface terhadap situs kedua negara.

"Ini lebih kepada sikap nasionalisme tiap-tiap personal baik dari Malaysia maupun Indonesia, sehingga sulit untuk dihentikan," kata S'To.

S'To menambahkan, sebuah situs yang dideface membuktikan bahwa situs tersebut masih memiliki sejumlah kelemahan. Setiap pengelola situs harus lebih menjaga sistem keamanannya.

Sebelumnya, Puluhan situs diklaim telah dideface oleh komunitas hacker asal Malaysia, pagi ini. Aksi ini disinyalir bisa memicu munculnya perang cyber antar kedua negara, Indonesia dan Malaysia.

source : okezone.com

IBM Lahirkan Komputer Super Pintar

CALIFORNIA - Tak puas dengan kemampuan komputer yang dianggap masih terbatas, perusahaan TI raksasa dunia, IBM berencana menciptakan seperangkat komputer yang bakal menandingi kemampuan otak manusia.Untuk merealisasikan rencana besar tersebut, Big Blue (nama panggilan IBM), menggandeng perguruan-perguruan tinggi terkemuka di Amerika Serikat.

Adalah tim ilmuwan dari Universitas Stanford, Cornell, dan University of California, yang dirangkul oleh IBM untuk ikut mewujudkan penemuan besar tersebut. Untuk lebih melancarkan jalannya penelitian, US Defense Advanced Research Prejects Agency (DARPA), menggelontorkan dana penelitian sebesar USD4,9 juta sebagai bukti dukungan pemerintah terhadap kemajuan teknologi yang nantinya bisa diberdayakan untuk kepentingan militer.

Berjalannya rencana penelitian ini diiringi dengan harapan bahwa hasil ciptaan mereka nanti bisa menggeser paradigma mesin terprogram konvensional.

"Tujuan akhir dari penelitian kami ini adalah ingin mengilhami komputer yang sudah umum ada dengan sebuah tingkat intelejensi baru yang mampu mengintegrasikan informasi dari berbagai sensor dan sumber. Diharapkan komputer jenis baru ini bisa mengatasi masalah ambiguitas, mampu merespon sebuah konteks dengan cara yang dependen, dapat mempelajari sebuah subyek dengan lebih baik, dan bisa mengenali sebuah pola agar bisa memecahkan masalah-masalah yang sulit berdasarkan persepsi, aksi, kognisi kompleks, dan lingkungan di dunia nyata," papar juru bicara IBM, seperti dilansir dari Vnunet, Senin (24/11/2008).

Menurut rencana, penelitian berbiaya fantastis ini bakal digodok sembilan bulan ke depan.

"Kami percaya bahwa inisiatif penciptaan komputer kognitif ini bisa membantu membentuk masa depan komputerisasi dengan cara yang signifikan. Kami juga yakin penelitian ini bisa memperlihatkan dunia sebuah teknologi baru yang belum pernah dilihat atau dibayangkan sebelumnya," tambah ilmuwan senior dari IBM, Josephine Cheng.

source : okezone.com

Profesi TI Bakal Semakin Diminati Remaja

11.24.2008
LONDON - Kejarlah cita-cita hingga setinggi langit. Menganut paham tersebut, sebuah organisasi nirlaba, e-skills UK, membuat sebuah situs yang dikhususkan untuk mengarahkan para remaja antara usia14 hingga 19 tahun agar tertarik untuk menggantungkan cita-cita mereka di bidang TI.

Proyek yang dinamakan BigAmbition itu merupakan langkah inisiatif untuk mengarahkan generasi muda berpotensi agar tertarik melirik bidang teknologi sebagai lahan yang menjanjikan dalam karir. Diharapkan dengan hadirnya situs ini, persepsi para remaja muda bisa berubah terhadap industri TI berkat adanya testimony yang meyakinkan dari para manajer proyek, desainer, juga para teknisi yang memiliki pengalaman di situs-situs populer seperti MySpace dan agen disain kreatif terkenal, Milo.

Tujuan utama e-skills membidik kalangan muda karena meningkatnya kesadaran bahwa perusahaan-perusahaan raksasa semacam Facebook, Google, British Telecom (BT), MySpace, serta Transport for London, merupakan perusahaan yang dibentuk dari inspirasi yang inovatif. Selain itu, generasi penerus yang memegang peranan penting dalam persaingan TI serta faktor tingginya permintaan sumber daya manusia di bidang TI, menjadi alasan kuat e-skills UK sangat serius menggarap proyek BigAmbition ini. Kabarnya, negri kerajaan Pangeran Charles ini membutuhkan setidaknya 141 ribu professional TI baru setuap tahunnya.

"Kalangan muda dikenal sebagai generasi yang sangat menikmati teknologi dalam kehidupan sehari-hari mereka. Disinilah BigAmbition� hadir dengan beragam informasi tentang bagaimana mereka bisa membangun ketertarikan mereka terhadap sektor Ti yang menjanjikan dari segi karir," papar chief executive e-skills UK, Karen Price, seperti dilansir dari Silicon, Senin (10/11/2008).

Sebagai informasi, inisiatif menggelar BigAmbition ini juga diambil e-skills UK karena kurikulum TI yang diajarkan di akademi-akademi komputer semakin lama semakin membosankan sehingga berpotensi mematikan minat generasi muda terhadap teknologi.

Source : okezone.com

Januari, PC Magazine Berhenti Terbit

NEW YORK - Media massa turut menjadi korban krisis ekonomi yang tengah menghantam. Salah satu korbannya majalah teknologi komputer ternama PC Magazine. Per Januari 2009, majalah itu berhenti terbit.

Pemimpin PC Magazine Ziff Davis mengatakan, edisi Januari 2009 merupakan edisi terakhir kehadiran majalah yang menyajikan info seputar komputer tersebut kepada pembaca. Davis menjelaskan bahwa krisis ekonomi dan pesatnya pertumbuhan internet menjadi penyebab bangkrutnya majalah ini.

"Kami terus mengalami kesulitan uang, dan penggunaan internet yang semakin merebak," urai Ziff Davis, seperti yang diberitakan The Inquirer, Minggu (23/11/2008).

Ziff menuding hilangnya pembaca lantaran media internet kini menjadi pilihan utama dalam mencari informasi seputar teknologi informatika. Tentu saja, ini berimbas pada kas keuangan mereka.

Indikasi penutupan ini terlihat sejak tidak berubahnya angka pemasukan mereka yang hanya berkisar di angka 42 persen selama kurun waktu tujuh tahun terakhir. Nama besar majalah ini pun tidak mampu menyelamatkan PC Magazine dari jurang kehancuran.

Namun begitu, majalah yang telah berdiri selama hampir 28 tahun akan tetap hadir di hadapan pembacanya melalui internet yang mereka fokuskan pada PCMag Digital Network. Dalam jaringan itu terdapat beberapa situs, di antaranya PCMag.com, ExtremeTech, Appscout, Gearlog, Smart Device Central, GoodCleanTech, DL.TV, Cranky Geeks, dan PCMagCast. (srn)

Source : okezone.com

Unik! Virus Baru, Tapi Pakai Teknik Lama

Sebuah virus baru telah hadir untuk melakukan serangan yang akan menginfikesi pengguna Windows Mobile dengan trik lama . Virus tersebut dijuluki “companion virus atau virus menggandeng teman”, yang menyerang dengan menggunakan metode mengambil identitas dari file yang ada dan memindahkan file tersebut ke lokasi yang berbeda. Setelah itu, virus akan menjalankan dirinya ketika file yang asli diklik, dan akan menampilkan file yang telah dipindahkan, setelah kode virus dieksekusi.

Ketika peneliti di McAfee pertama kali menguji virus ini, mereka sungguh sangat terkejut saat menemukan sebuah teknik infeksi lama yang masih digunakan oleh si pembuat virus tersebut. “Teknik ini pernah sangat populer digunakan di DOS dan kami belum pernah melihatnya di platform yang baru.” tulis peneliti McAfee, Jimmy Shah, dalam posting blog-nya.

Namun, elemen lain virus ini juga ada yang sudah modern. Kode virus tersebut telah terenkripsi dan polymorphic, sehingga membuat virus sulit di-rewrite kodenya. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah adanya deteksi oleh software keamanan di ponsel. Virus dan malware yang ada di mobile device biasanya berukuran kecil, namun cukup meresahkan.

Sebuah laporan dari F-Secure memperkirakan bahwa terdapat sekitar 400 mobile virus, dan bisa menimbulkan resiko keamanan untuk data dan pencurian identitas. Shah mencatat bahwa tidak hanya teknik dari virus terbaru ini yang menggunakan metode lama, namun pembuatan virus ini mungkin juga berasal dari gabungan metode yang sudah-sudah.

“Penampilan virus dalam system ponsel Windows Mobile ini mungkin akan membuat perubahan dari profit Trojan dan spyware untuk menjadi virus yang lebih experimental. Atau akan mungkin penulis malware Windows CE ini akan lelah, ketika virus di platform mobile telah mengundang perhatian banyak orang.” kata Shah. (h_n)